Muhammadiyah Turunkan 1.000 Relawan Psikososial untuk Dampingi Korban Banjir di Sumatra
TVMU.TV - Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyiapkan sekitar 1.000 relawan psikososial untuk mendampingi penyintas banjir di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Para relawan tersebut tergabung dalam Korps Relawan Sosial Muhammadiyah (KawanMu) dan akan diterjunkan pada fase rehabilitasi pascabencana.
Ketua MPKS PP Muhammadiyah, Mariman Darto, menjelaskan bahwa para relawan dibekali kemampuan khusus untuk memberikan layanan psikososial bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Pendampingan ini diharapkan mampu membantu pemulihan kondisi mental dan emosional para penyintas.
“Kehadiran relawan bukan hanya untuk membantu secara fisik, tetapi juga untuk memulihkan harapan, ketenangan, dan semangat para penyintas, khususnya anak-anak, lansia, dan disabilitas,” kata Mariman seperti dikutip dari muhammadiyah.or.id, Rabu (17/12).
Menurut Mariman, bencana alam kerap meninggalkan dampak psikologis yang serius, mulai dari kecemasan hingga gangguan stres pascatrauma. Karena itu, MPKS memastikan relawan yang diterjunkan memiliki kapasitas sebagai pendamping, pembimbing, sekaligus motivator bagi para korban.
Dalam fase rehabilitasi pascabencana, MPKS PP Muhammadiyah mengambil peran strategis dengan melibatkan relawan dalam jumlah besar. Hingga saat ini, jumlah relawan yang terdaftar terus bertambah.
“Relawan harus mampu merespons situasi kebencanaan dengan cepat dan tepat, karena setiap relawan membawa nama besar Muhammadiyah dalam setiap tugas kemanusiaan yang dijalankan,” tegas Mariman.
Sebelum diterjunkan ke lapangan, relawan psikososial telah melalui asesmen kesehatan serta penilaian kemampuan interaksi dengan penyintas. Pembekalan dilakukan secara intensif dengan menghadirkan materi dan narasumber yang disesuaikan dengan kebutuhan lapangan.
Ketua Tim Rehabilitasi Kebencanaan MPKS PP Muhammadiyah sekaligus Ketua Satgas Relawan KawanMu, M. Arif An, menjelaskan bahwa pembekalan ini dilaksanakan oleh Tim Rehabilitasi Kebencanaan MPKS bersama Relawan KawanMu sebagai pelaksana teknis.
Materi pembekalan mencakup Life Development Program (LDP) dan Psychological First Aid (PFA), termasuk konseling, aktivitas bermain dan mendongeng, pertolongan psikologis pertama, hingga hipnoterapi. Narasumber berasal dari MDMC, IHC, MPKS, serta perwakilan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan Kementerian Sosial.
Pemberangkatan relawan dijadwalkan mulai awal Januari 2026, seiring berakhirnya fase tanggap darurat dan masuknya masa rehabilitasi. Langkah ini menyusul tim relawan yang lebih dahulu diterjunkan di wilayah terdampak banjir di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
Pembekalan tahap pertama dilaksanakan pada Selasa hingga Kamis, 16–18 Desember 2025 di Jakarta, serta Jumat hingga Ahad, 19–21 Desember 2025 di Kota Malang, dengan total peserta sebanyak 300 relawan. Program ini merupakan hasil kolaborasi MPKS PP Muhammadiyah bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Sosial.