PLN UID Jakarta Raya Turun ke Lokasi Banjir, Edukasi Warga soal Bahaya Listrik

PLN UID Jakarta Raya Turun ke Lokasi Banjir, Edukasi Warga soal Bahaya Listrik
Berkoordinasi dengan Babinsa dan warga di lokasi terdampak banjir untuk memastikan keselamatan kelistrikan serta kelancaran penanganan masyarakat di lapangan. Foto: PLN UID Jakarta Raya.

TVMU.TV - Di tengah hujan lebat yang masih melanda sejumlah wilayah Jakarta, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya turun langsung ke lokasi banjir untuk memastikan keselamatan warga sekaligus mengantisipasi potensi bahaya kelistrikan di area terdampak.

Kegiatan ini dilakukan melalui peninjauan lapangan serta sosialisasi kepada masyarakat bersama aparat kewilayahan, termasuk Bintara Pembina Desa (Babinsa).

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama PLN dalam situasi banjir. Upaya tersebut dilakukan melalui pemantauan langsung di lapangan serta edukasi kepada warga mengenai penggunaan listrik yang aman saat kondisi darurat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan. Saat terjadi banjir, segera matikan aliran listrik dari MCB atau kWh meter apabila air mulai memasuki rumah, dan hindari menyentuh peralatan listrik yang terendam. PLN juga siaga melakukan pengamanan jaringan agar risiko bahaya listrik dapat diminimalkan,” ujar Andy Adcha.

Senada dengan itu, Manager PLN UP3 Kramat Jati, Eka Panji Saptaprasetya, menyampaikan bahwa PLN terus memperkuat kesiapsiagaan dengan menjalin koordinasi intensif bersama para pemangku kepentingan di tingkat wilayah.

“Kami telah berkoordinasi secara aktif dengan stakeholder setempat, termasuk aparat kewilayahan, Babinsa, serta unsur terkait lainnya, untuk memastikan langkah pengamanan kelistrikan dapat dilakukan secara cepat dan tepat saat terjadi banjir. Prioritas kami adalah menjaga keselamatan warga sekaligus memastikan kondisi jaringan listrik tetap aman di wilayah terdampak,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, PLN bersama Babinsa melakukan pemantauan instalasi listrik di lingkungan warga serta memberikan imbauan agar masyarakat mematikan aliran listrik dari MCB atau kWh meter saat air mulai masuk ke rumah dan tidak menyentuh peralatan listrik yang terendam. Warga juga diingatkan untuk segera melaporkan potensi gangguan jaringan atau kondisi berbahaya melalui aplikasi PLN Mobile.

Babinsa setempat mengapresiasi langkah cepat dan proaktif PLN dalam mendampingi warga selama banjir. Sinergi antara PLN dan aparat kewilayahan dinilai penting untuk memastikan keselamatan masyarakat sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah terdampak.

Selain edukasi, PLN juga melakukan pengecekan jaringan dan peralatan kelistrikan guna memastikan seluruh infrastruktur dalam kondisi aman sebelum proses normalisasi pasokan listrik dilakukan di area yang sebelumnya terdampak banjir.