PS KPK UMP Terima Buku Orisinal Karya Sumitro Djojohadikusumo dari Sumitro Institute

PS KPK UMP Terima Buku Orisinal Karya Sumitro Djojohadikusumo dari Sumitro Institute
Haryo B. Rahmadi, Caretaker Sumitro Institute menyerahkan buku orisinal karya tokoh ekonomi Sumitro Djojohadikusumo kepada Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso dalam acara Sekolah Pemikiran #1 bertema "Jalan Ekonomi Berkeadilan" di Samara Cafe and Eatery Purwokerto, Minggu (1/12). Foto: UMP.

TVMU.TV - Pusat Studi Kebijakan Publik dan Kepemimpinan (PS KPK) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menerima kehormatan berupa penyerahan buku orisinal karya tokoh ekonomi Sumitro Djojohadikusumo.

Buku berharga ini diserahkan langsung oleh Haryo B. Rahmadi, Caretaker Sumitro Institute, dalam acara Sekolah Pemikiran #1 bertema "Jalan Ekonomi Berkeadilan" di Samara Cafe and Eatery Purwokerto, Minggu (1/12).

Irfan Fatkhurohman dari PS KPK UMP menyampaikan bahwa pusat studi ini didirikan sebagai rumah pemikiran untuk menggali warisan intelektual tokoh bangsa, dan diskusi tentang Margono dan Sumitro Djojohadikusumo menjadi pembuka yang penuh makna.

Haryo B. Rahmadi dalam penyerahan buku "Ekonomi Pembangunan" tersebut menjelaskan makna khusus di balik pemberian ini.

“Buku original ini khusus kami berikan kepada Bapak Rektor UMP untuk disimpan dengan baik, dan menjadi tempat kembalinya karya otentik Sumitro di Banyumas,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa buku ini merupakan karya pionir yang pertama kali membahas ekonomi pembangunan di Indonesia.

Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, menyambut pemberian ini dengan rasa syukur dan kebanggaan.

“Kami sangat bahagia dan bangga dipercaya untuk menyimpan Buku Original Karya Sumitro, akan kami simpan dengan baik di tempat terbaik,” ungkap Prof. Jebul Suroso.

Selain buku utama tersebut, Haryo juga menyerahkan sejumlah buku penting lainnya, termasuk Biografi Sumitro, "Pelaku Berkisah Ekonomi Indonesia", dan "Pandangan Tjara Tjara Menghadapi Kesukaran Ekonomi di Indonesia".

Penyerahan ini tidak hanya menjadi simbol kepercayaan, tetapi juga pengukuhan komitmen UMP untuk melanjutkan estafet pemikiran ekonomi kerakyatan di tanah kelahiran para tokoh tersebut.