Anwar Abbas Minta Pengajian Harus Sentuh Harmoni Keluarga, Bukan Hanya Politik dan Ekonomi
TVMU.TV - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas, menegaskan bahwa aktivitas pengajian di lingkungan Persyarikatan harus mulai menyentuh isu-isu yang lebih mendasar, seperti membangun dan menjaga harmoni keluarga.
Hal ini disampaikannya dalam Pengajian Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang, Ahad (1/2), di Kecamatan Dau.
“Pengajian kita di Muhammadiyah ini silahkan kita bicara tentang ekonomi, tentang politik, tentang hukum. Tapi berikan juga kepada jemaah kita skill atau kemampuan untuk supaya bisa mengarungi hidup dan kehidupan ini. Supaya rumah tangga kita menjadi rumah tangga yang diridai Allah,” pesan Anwar Abbas di hadapan ribuan jamaah.
Ia menyayangkan tingginya angka perceraian di Indonesia, terutama di kalangan keluarga muda, yang ia anggap sebagai persoalan serius. Menurutnya, harmonisasi keluarga adalah pondasi utama sebelum membangun persatuan yang lebih luas, seperti umat dan bangsa.
Anwar Abbas berpesan kepada kader muda Muhammadiyah untuk mempersiapkan diri dengan matang sebelum memasuki jenjang pernikahan, dengan memperkuat pendidikan dan keterampilan keislaman sebagai bekal mengarungi rumah tangga.
Lebih lanjut, ia menghubungkan kesuksesan membangun keluarga dengan kemampuan membangun keumatan. Dalam konteks lokal Malang, Anwar Abbas menekankan pentingnya menjaga persatuan antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).
“Jika NU dan Muhammadiyah Bersatu maka yang menentukan perjalanan bangsa ini adalah kita,” katanya.
Pernyataan ini menegaskan arahan strategis bagi pengajian Muhammadiyah ke depan untuk tidak hanya fokus pada wacana makro, tetapi juga memberikan pembekalan praktis yang langsung menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat, dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga.