Jemaah Haji Lansia Asal Sulsel Jadi Ikon Haji Ramah Lansia 2026
TVMU.TV - Penyelenggaraan ekosistem Haji Ramah Lansia pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi menyoroti sosok Jumaria P. Sire Said, jemaah Kloter UPG 14 yang ditetapkan sebagai ikon percontohan.
Penetapan tersebut dilakukan dalam rangka penguatan layanan haji ramah lansia yang dikembangkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bersama penyelenggara haji Indonesia.
Ketua Kloter UPG 14, Siti Hawaisyah, menjelaskan bahwa pemilihan Jumaria dilakukan setelah Kantor Wilayah Kementerian Agama menunjuk salah satu kabupaten untuk menghadirkan jemaah teladan dalam program tersebut.
“Kanwil menunjuk salah satu kabupaten untuk mencari jemaah yang dijadikan ikon percontohan,” ujar Siti Hawaisyah, Rabu (6/5).
Menurut Siti, Jumaria dinilai layak menjadi figur percontohan karena memiliki kondisi kesehatan yang sangat baik. Hal itu terlihat dari hasil pemeriksaan kesehatan atau istitha’ah yang menunjukkan tidak adanya catatan risiko khusus.
“Itu Pak buktinya tidak merah dia (kartu kesehatannya), berarti dia sehat,” katanya.
Kondisi fisik yang prima itu, kata Siti, tidak terlepas dari kedisiplinan Jumaria selama masa persiapan keberangkatan. Selama rangkaian manasik haji di daerah asalnya, Jumaria tercatat mengikuti sekitar 80 kali pertemuan.
“Biar dalam keadaan hujan, panas, pasti dia datang,” ujarnya.
Kebugaran tersebut menjadi modal penting bagi Jumaria dalam menjalani rangkaian ibadah haji yang menuntut kesiapan fisik. Bahkan, semangatnya saat berjalan kerap membuat jemaah lain kesulitan mengikutinya.
Salah seorang jemaah, Marwati, mengaku kewalahan mengikuti langkah Jumaria.
“Sampai-sampai saya berjalan dengan kencang begitu, bahkan dia lari tarik saya,” katanya.
Kemandirian Jumaria dalam menjalankan ibadah menjadi salah satu gambaran penting bahwa usia lanjut tidak selalu menjadi hambatan selama kondisi kesehatan terjaga. Dalam penyelenggaraan haji tahun ini, layanan ramah lansia memang menjadi salah satu fokus utama untuk memastikan jemaah lanjut usia tetap dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan mandiri.
Berbekal fisik yang bugar, Jumaria pun mengaku bersyukur dapat menunaikan ibadah haji. Ia bahkan masih menyimpan harapan untuk kembali ke Tanah Suci.
“Aku berdoa supaya saya panjang umur saja, semoga dikasih ke sini lagi,” tuturnya.
Musim haji 2026 menempatkan layanan bagi jemaah lansia sebagai bagian penting dari penyelenggaraan ibadah, mengingat proporsi jemaah lanjut usia dari Indonesia setiap tahun cukup besar. Kehadiran figur seperti Jumaria diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi calon jemaah untuk menjaga kesehatan sejak jauh hari sebelum keberangkatan. (Fini Auliany/ MCH 2026)