Mendikdasmen Ajak Umat Pertahankan Amalan dan Perkuat Persatuan Pasca Ramadan
TVMU.TV - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti mengajak umat Islam untuk menjaga dan meningkatkan amalan setelah Ramadan sebagai bagian dari proses peningkatan kualitas diri.
Pesan tersebut disampaikan dalam program Jendela Ramadan di tvMu, Kamis (19/3), saat membahas tema “Merawat Kebiasaan Pasca Ramadan”.
Menurut Abdul Mu’ti, momentum setelah Ramadan bukanlah akhir dari ibadah, melainkan awal dari fase baru untuk memperkuat kualitas spiritual dan sosial.
“Pertama kita pertahankan amalan-amalan kita selama bulan Ramadan. Yang kedua kita berusaha untuk meningkatkan amalan kita pasca Ramadan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bulan Syawal yang datang setelah Ramadan secara bahasa memiliki makna peningkatan. Karena itu, umat Islam diharapkan tidak mengalami penurunan kualitas ibadah setelah Ramadan berakhir.
Dalam menjaga semangat tersebut, Abdul Mu’ti memperkenalkan konsep “tiga R” yang kerap muncul dalam tradisi pasca-Idulfitri.
“Karena itu momen pasca Idul Fitri itu kan seringkali ditandai oleh 3 R. Yang pertama itu refreshing,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa refreshing tidak hanya bermakna rekreasi, tetapi juga mencakup penyegaran spiritual dan sosial.
“Refreshing ini ada dua, social refreshing dan spiritual refreshing. Kita menyegarkan kembali spiritualitas kita, yang kedua kita menyegarkan kembali hubungan sosial kita,” jelasnya.
Konsep kedua adalah reunion atau penyatuan kembali hubungan sosial yang sempat renggang.
“Reunion itu artinya bersatu kembali yang kemarin terputus ya silaturahminya itu rusak dan sebagainya kita perbaiki kita bersatu kembali,” ungkapnya.
Adapun konsep ketiga adalah recreation, yang dimaknai sebagai upaya membangun kembali semangat dan gagasan baru dalam kehidupan.
“Sesungguhnya recreation itu artinya kita menciptakan kembali, memiliki gagasan-gagasan dan ide-ide yang baru sehingga kita ini menjadi lebih baik lagi,” lanjutnya.
Lebih jauh, Abdul Mu’ti menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
“Yang kedua kita memperkuat persatuan dan kerukunan dengan seluruh masyarakat. Karena kita ini akan kuat kalau kita ini bersatu,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa persatuan menjadi kunci untuk menghadapi berbagai persoalan bangsa.
“Dan persatuan itu sekarang sangat kita perlukan karena banyak sekali permasalahan yang kita hadapi. Kalau kita tidak bersatu maka kita tidak akan bisa maju,” imbuhnya.
Di akhir penyampaiannya, Abdul Mu’ti juga mengajak umat Islam untuk terus memperbaiki diri dan menjaga semangat ibadah setelah Ramadan.
“Semangat untuk lebih baik lagi di tahun yang akan datang,” pungkasnya.