PP Muhammadiyah–BSN Jajaki Penguatan Kerja Sama Perumahan dan Keuangan Syariah

PP Muhammadiyah–BSN Jajaki Penguatan Kerja Sama Perumahan dan Keuangan Syariah
PP Muhammadiyah menerima kunjungan Bank Syariah Nasional (BSN) di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (22/1).

TVMU.TV - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima kunjungan Bank Syariah Nasional (BSN) di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (22/1). Pertemuan tersebut membahas penguatan dan tindak lanjut kerja sama strategis, khususnya di bidang perumahan serta tata kelola keuangan syariah di lingkungan Muhammadiyah.

Kunjungan BSN diterima langsung oleh Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi antara Muhammadiyah dan BSN tidak hanya terbatas di tingkat pusat, tetapi berpeluang dikembangkan hingga ke berbagai jenjang kepemimpinan dan amal usaha Muhammadiyah di daerah.

“Terdapat program khusus, termasuk memperkuat program kita juga terkait dengan welfare, well being, sekaligus tentang perumahan,” katanya.

Hilman berharap kerja sama tersebut dapat diwujudkan dalam pembangunan kompleks perumahan bagi warga dan simpatisan Muhammadiyah. Menurutnya, konsep perumahan yang dikembangkan tidak hanya berorientasi pada penyediaan hunian, tetapi juga mengedepankan aspek kenyamanan, produktivitas, dan kesehatan.

Selain sektor perumahan, Hilman juga mendorong agar pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) segera diimplementasikan secara teknis untuk mendukung tata kelola keuangan amal usaha Muhammadiyah yang lebih modern dan berbasis prinsip syariah.

“Sinergi ini adalah langkah konkret dalam membangun kekuatan ekonomi umat. Dengan layanan digital seperti Super Apps Bale Syariah dan jaringan kantor yang luas, kami optimis warga Muhammadiyah akan mendapatkan akses keuangan yang lebih inklusif,” pungkas Hilman Latief.

Sementara itu, Direktur Consumer Banking BSN, Mochamad Yut Penta, menilai pertemuan tersebut sebagai awal babak baru kolaborasi kedua institusi melalui pembaruan MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Dalam kesempatan itu, BSN juga memaparkan proses spin-off Unit Usaha Syariah (UUS) BTN yang resmi bertransformasi menjadi Bank Syariah Nasional per 22 Desember 2025. Sebagai entitas mandiri, BSN kini tercatat sebagai bank syariah terbesar kedua di Indonesia berdasarkan total aset.

“Kami hadir dengan identitas baru, Bank Syariah Nasional, yang siap menggebrak industri syariah Indonesia. Dengan dukungan 672 jaringan kantor serta status sebagai bagian dari BUMN melalui kepemilikan BTN sebesar 99 persen, kami berkomitmen menjadi mitra strategis utama bagi Muhammadiyah,” ujar Mochamad Yut Penta.

Pembaruan kerja sama ini sekaligus menandai peralihan kemitraan yang sebelumnya terjalin dengan BTN Syariah menjadi kerja sama resmi antara Muhammadiyah dan BSN. Ruang lingkup kolaborasi strategis yang disepakati meliputi sektor perumahan dan pembiayaan syariah sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi umat.