PPIH Arab Saudi Perkuat Kesiapan Operasional Haji 2026, Jaenal Effendi Tekankan Integritas dan Sinergi
TVMU.TV - Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Kementerian Agama, Jaenal Effendi, mengingatkan seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja Madinah untuk memperkuat integritas, profesionalisme, dan sinergi antarbidang menjelang puncak operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Arahan tersebut disampaikan dalam kegiatan doa bersama penguatan operasional haji yang digelar di Madinah, Kamis (7/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari konsolidasi internal guna memastikan kesiapan layanan bagi jemaah haji Indonesia selama berada di Arab Saudi.
Dalam struktur penyelenggaraan haji tahun ini, Jaenal juga mengemban tugas sebagai Wakil Penanggung Jawab IV yang membidangi keuangan, ekosistem ekonomi haji, pengendalian, dan media center.
“Penyelenggaraan haji merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Seluruh petugas harus menjaga integritas, memperkuat koordinasi, dan memastikan pelayanan terbaik bagi jemaah,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah terus mengoptimalkan seluruh tahapan layanan haji, mulai dari proses keberangkatan dari Tanah Air, pelayanan selama di Arab Saudi, hingga proses pemulangan jemaah ke Indonesia.
Selain penguatan koordinasi, Jaenal juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca panas ekstrem di Arab Saudi. Berdasarkan prakiraan musim haji tahun ini, suhu udara di sejumlah wilayah dapat mencapai sekitar 52 derajat Celsius, sehingga aspek kesehatan jemaah menjadi perhatian utama.
“Kita harus memastikan jemaah mendapatkan pelayanan yang nyaman dan aman, termasuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem agar kondisi kesehatan jemaah tetap terjaga,” lanjutnya.
Menurut dia, kesiapan petugas di lapangan menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi jemaah lanjut usia dan kelompok rentan yang membutuhkan pendampingan lebih intensif.
Pada kesempatan tersebut, Jaenal juga menegaskan pentingnya mewujudkan Tri Sukses Haji, yaitu sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi haji, dan sukses peradaban. Konsep ini menjadi arah kebijakan pemerintah dalam penyelenggaraan ibadah haji yang tidak hanya berfokus pada kelancaran ibadah, tetapi juga pada penguatan tata kelola dan nilai kemaslahatan yang lebih luas.
Kegiatan doa bersama tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen seluruh jajaran PPIH Arab Saudi Daerah Kerja Madinah dalam menghadapi dinamika penyelenggaraan haji 2026. Dengan koordinasi yang solid, pemerintah menargetkan pelayanan jemaah dapat berjalan aman, tertib, dan optimal di tengah berbagai tantangan global.