Prof Abid Djazuli Resmi Ditetapkan sebagai Rektor ITMS Periode 2026–2030
Prof. Dr. Abid Djazuli resmi ditetapkan sebagai Rektor Institut Teknologi Muhammadiyah Sumatera (ITMS) periode 2026–2030. PWM Sumatera Selatan menyampaikan ucapan selamat dan harapan bagi kemajuan kampus.
TVMU.TV - Institut Teknologi Muhammadiyah Sumatera (ITMS) memasuki babak baru kepemimpinan. Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah secara resmi menetapkan Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M. sebagai Rektor ITMS untuk masa jabatan 2026–2030.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 190/KEP/I.0/D/2026. Kabar ini disambut hangat oleh keluarga besar Muhammadiyah di Sumatera Selatan, termasuk Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan yang menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas amanah baru yang diemban Prof. Abid Djazuli.
Momentum penetapan rektor baru ini menjadi langkah penting bagi ITMS dalam memperkuat peran perguruan tinggi Muhammadiyah sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan sumber daya manusia yang berkemajuan.
Dalam ucapan resminya, PWM Sumatera Selatan berharap kepemimpinan Prof. Abid mampu membawa ITMS semakin berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan, keikhlasan, serta kemudahan dalam mengemban amanah kepemimpinan, memajukan Institut Teknologi Muhammadiyah Sumatera, mencetak generasi unggul, berkemajuan, dan berkontribusi bagi kemajuan umat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah," bunyi ucapan tersebut, seperti dikutip dari Instagram @tvmuhammadiyah, Kamis (11/6).
Ucapan tersebut menjadi doa sekaligus harapan agar ITMS mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pembangunan karakter generasi muda.
Penetapan Prof. Abid Djazuli juga mencerminkan komitmen Muhammadiyah dalam memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing di tengah tantangan dunia pendidikan tinggi yang semakin dinamis.
Selama masa jabatan 2026–2030, kepemimpinan baru ITMS diharapkan mampu melanjutkan berbagai program pengembangan institusi sekaligus memperluas kontribusi kampus bagi kemajuan pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.
PWM Sumatera Selatan menilai perguruan tinggi Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter keislaman dan semangat pengabdian kepada bangsa.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, ITMS diharapkan semakin memperkuat kiprahnya dalam melahirkan lulusan yang kompetitif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan nasional maupun global.